Imron Munfaat

Mengapa Konseling itu Perlu?

Ada sebuah analogi sederhana;

Setiap gelas kaca, selalu ada kapasitasnya. Apabila diisi dengan cairan yang melebihi kapasitas, niscaya akan meluap, luber dan membasahi area di sekitarnya. Apalagi jika cairan tersebut panas, bisa dibayangkan, gelas tersebut akan retak, pecah, berantakan dan hancur. Bahkan di area sekitarnya tidak hanya basah, tetapi terancam dalam kondisi berbahaya karena pecahan gelas/kaca.

Analogi tersebut terkesan di dramatisir. Namun, kesan ini sangat yakin dipengaruhi oleh cara berpikir atau sudut pandang dari orang yang melihatnya. Terlepas dari kesan apapun maksud analogi tersebut adalah menunjukkan sekaligus menegaskan bahwa setiap sesuatu pasti ada batas kapasitas, kemampuan, batas daya tampung, atau keterbatasan lainnya. Keterbatasan tersebut juga secara alami erat melekat pada diri pribadi setiap manusia. Termasuk setiap SDM yang ada di perusahaan. Karena keterbatasan ini-lah beberapa perusahaan sibuk mempelajari dan meramu ulang yang namanya diantaranya ”workload analysis”, yang acap kali berpijak pada ouput job analysis. Apa muaranya?…

View original post 996 more words

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s