Imron Munfaat

 

Konsultasi dalam ”soal” Pengambilan Keputusan

 

 

Sore hari, ketika gerimis seolah tidak mau berhenti, terus mengguyur dan menyejukkan bumi di Lippo Cikarang, Bekasi, datang seorang karyawan outsourcing se-level operator (lulusan SMK; STM) dengan perawakan yang tinggi-besar. Dengan yakin-nya karyawan tersebut menyampaikan bahwa dia akan segera mengundurkan diri (resign) karena ada masalah keluarga, sehingga yang bersangkutan ”merasa” tidak memungkinkan untuk melanjutkan pekerjaan. Hmmm, masalah keluarga…! Batin saya sedikit bergumam.

 

Pada usia di penghujung belasan tahun (kira-kira 20 tahunan), tentu yang dimaksud keluarga bukanlan anak dan/atau isterinya. Tentu, keluarga besar yang dimaksud, yaitu kedua orang tua dan kakak serta adiknya. Dan, yang demikian yang sebenarnya. Ketika saya bertanya tentang apa ”masalah keluarga”, yang bersangkutan merasa keberatan untuk megutarakannya.

 

Karena berdasarkan pengamatan selama ini karyawan tersebut reputasi dan performa-nya cukup baik, sayang kalau potensinya serta merta lenyap begitu saja. Niat untuk mempertahankan tidak ada. Namun, ada konsekuensi moral agar…

View original post 511 more words

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s